Ya Muqollibal Qulub

Ya Muqollibal Qulub

Apa arti dari Ya Muqollibal Qulub (Arabic Y ا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ) Ya Muqollibal Qulub yang artinya – Hay Sahabat semua.! Pada pertemuan kali ini akan memberikan materi tentang Ya Muqollibal Qulub dalam bahasa Arab beserta artinya. Namun pada sesi sebelumnya kami juga menyampaikan materi tentang Allahumma Yassir Wala Tu’assir. Untuk melengkapi konten thread ini, simak sinopsis selengkapnya di bawah ini.

Ya Muqollibal Qulub

Ya Muqollibal Qulub

Ungkapan Ya muqollibal qulub (bahasa Arab يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ) adalah bagian dari doa dalam bahasa Arab, yang berarti “O esensi yang menggulingkan hati”.

Dimana dalam kaitannya dengan kata Dzat disini adalah Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang menggulingkan setiap hati manusia.

Ketika digabungkan sepenuhnya, suara doa adalah:

Oh, jika hati Tuhan telah binasa dari bumi.

Ya muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘alaa diinik

Artinya: Wahai substansi bahwa kamu bisa mengubah hati, menguatkan hatiku untuk agamamu.

Anda harus memulai shalat ini dengan menegaskan bahwa Allah SWT adalah makhluk yang memiliki kekuatan atas ciptaannya dan mampu mengubah hati manusia mana pun.

Arti Ya Muqollibal Qulub

Berdasarkan penjelasan quipper.co.id di atas, kita secara bersama-sama dapat memahami bahwa arti dari ya muqollibal qulub adalah “O esensi yang menjungkirbalikkan hati”.

Ada juga sejumlah kisah yang berkaitan dengan doa ini. Di antaranya adalah kisah Ummu Salamah RA, salah satu istri Nabi.

Oleh karena itu, kisah tersebut dirangkum dalam sebuah hadits Tirmidzi, Ahmad dan Hakim.

Dimana Ummu Salamah memberitahu RA

Oh, jika hati Tuhan telah binasa dari bumi.
Yaa muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘ala diinik

Artinya “Wahai substansi yang menjengkelkan, kuatkan hatiku untuk agamamu” (HR Tirmidzi, Ahmad, Richter)

Arti dari muqollibal qulub
Melalui eskalasi, Doa ya moqollibal qulub menjadi salah satu bentuk doa yang ditujukan kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan harapan agar hati selalu tetap terjaga di jalannya.

Nah, inilah yang umumnya disebut sebagai Istiqomah Hati. Karena hati manusia seperti selembar kertas yang digerakkan oleh angin, sehingga dapat dengan mudah dibalik.

Lagipula, sifatnya yang selalu berubah sepertinya tidak berubah, terkadang dia bersih, kuat dalam iman, bercahaya, lembut, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa suatu saat dia akan kotor lagi dan terang yang telah dia mulai. menyatu dengan keberadaan iman menjadi sangat halus, seolah-olah itu adalah kiasan seperti seseorang yang melupakan Penciptanya.

Dengan demikian, hati manusia bisa diibaratkan berada di jari tangan Allah sehingga segala sesuatunya akan sesuai dengan kehendak-Nya. Sebagaimana dijelaskan Anas RA, di mana Nabi terus memperbanyak doanya: “Yaa muqollibal quluub tsabbit qalbii ‘alaa diinik”.

Kemudian saya mendengarkan dia mengulang sholat dan kemudian saya bertanya perlahan: “Ya Rasulullah, sesungguhnya kami percaya pada kamu dan juga pada semua yang kamu ajarkan dan ajarkan.

Mengapa Anda selalu sangat khawatir (untuk kondisi mental kita)? Kemudian dia menjawab: Ya, karena memang hati manusia ada di jari tangan Tuhan, sehingga dia bisa dengan mudah memutarnya sesuai dengan kemauannya. (H. R. Imam Ahmad, Tirmidzi dan al-Hakim).

Untuk alasan ini, Nabi (damai dan berkah Allah besertanya) menasihati kita untuk melafalkan doa Muqollibal Qulub seperti di atas setiap hari.

Itu ditularkan karena hati manusia dapat diubah dengan sangat mudah sesuai dengan kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, kita harus berdoa dan meminta kepada-Nya agar siap memberikan tekad dalam hati kita di jalan kebenaran.

Ringkasan Ya Muqollibal Qulub

Berikut beberapa makna yang terkandung dalam shalat ya moqollibal qulub. Lihat komentar berikut:

Hati menjadi tenang
Tentunya setiap orang selalu ingin diyakinkan, karena ini adalah sesuatu yang sangat dicari oleh setiap orang. Memiliki hati yang tenang akan membuat seseorang dapat menjalankan semua rutinitasnya dengan optimal dan baik.

Selain itu, dengan sendirinya hatinya akan jauh dari rasa takut atau depresi karena telah mendapat perlindungan dari Allah SWT.

Iman diperkuat
Inti dari shalat yang dijelaskan di atas oleh karena itu merupakan wujud permohonan seorang hamba kepada tuannya untuk senantiasa tetap Istiqomah dalam beriman.

Selain memiliki banyak informasi yang menjelaskan mengapa keimanan seorang muslim sangat mudah berubah. Di mana dia mungkin hari ini, hidupnya tampaknya dikelilingi oleh cahaya iman. Unuk mendapatkan penjelasan lebih lengkap mengenai Ya Muqollibal Qulub, kalian bisa mengunjungi https://yuksinau.co.id/.