Pengertian Proposal Dan Unsur-unsurnya

panjimas.co.id – Proposal telah menjadi nama umum untuk dokumen resmi yang berisi surat pemberitahuan resmi dan rencana kegiatan yang banyak digunakan dalam organisasi, pekerjaan atau komite di tingkat lokal dan pemerintah. Cara saran dibuat juga diajarkan dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Secara umum, proposal diartikan sebagai rencana kegiatan yang disajikan dan disajikan secara teratur dan sistematis dalam suatu dokumen.

Penjelasan lengkap dari artikel Dokumen proposal lengkap:

Definisi proposal
Tujuan proposal
Elemen elemen penawaran
– Pengantar proposal
– Lengkapi proposal
– Tutup proposal
Proposal biasanya disertai dengan penyajian data, hasil analisis dan hipotesis. Secara harfiah, proposal tersebut berasal dari kata yang diusulkan (Bahasa Inggris), yang ditafsirkan sebagai permintaan, pengajuan, permohonan dan permintaan bagian-bagian tertentu dengan persetujuan atau dukungan atau bahkan dengan izin.

Saran biasanya mencakup deskripsi rencana untuk tindakan atau kegiatan yang akan dilakukan, disertai dengan tujuan dan hasil yang diharapkan. Dalam kamus bahasa Indonesia besar (KBBI) proposal adalah rencana yang dijelaskan dalam bentuk rencana kerja. Perencanaan itu sistematis, matang, dan teliti, sebelum peneliti melakukan penelitian.

Contoh kegiatan keuangan dan kompetitif LPJ 17 Agustus
Tujuan persiapan penawaran
Tujuan seorang kandidat adalah untuk membuat rencana kegiatan untuk menerima kegiatan, menerima bantuan, mendapatkan izin dan menerima dukungan keuangan dan sponsor. Tujuan proposal adalah untuk menyelenggarakan acara seperti diskusi, seminar, talkshow, pelatihan, lokakarya, dll.

Fungsi proposal untuk perencanaan kegiatan penelitian di berbagai bidang, fungsi proposal untuk memulai bisnis, untuk menerima dukungan keuangan dari pemerintah dan sektor swasta atau dari bank, dan banyak lagi. Karena tujuan dan fungsinya, proposal dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, yaitu proposal aktivitas, proyek piramida, proposal penelitian, dan proposal komersial.

elemen yang diusulkan

Unsur-unsur proposal juga disebut bagian atau bab yang terkandung atau termasuk dalam proposal. Unsur-unsur proposal menentukan bentuk proposal. Proposal yang mengandung elemen lengkap dan terdiri dari tiga bagian utama, yaitu pendahuluan, konten dan kesimpulan, umumnya disebut sebagai proposal formal.

Jika unsur-unsur proposal tidak lengkap, mereka dapat didefinisikan sebagai proposal semi formal, dan ada juga bentuk proposal non-formal yang ditulis dalam bentuk memorandum atau surat. Unsur-unsur yang termasuk dalam proposal termasuk pengantar, konten dan kesimpulan, seperti yang dijelaskan secara rinci di bawah ini.

1. Pendahuluan

Pendahuluan terdiri dari:

a. latar belakang
Latar belakang berisi alasan utama untuk pelaksanaan setiap kegiatan atau penelitian yang diusulkan dalam proposal. Latar belakang biasanya dijelaskan secara singkat dan jelas dan difokuskan langsung pada topik. Penulisan latar belakang harus didasarkan pada konten dan tujuan kegiatan atau penelitian yang terkandung dalam proposal. Menulis latar belakang harus semenarik dan sejujur ​​mungkin, yang akan meyakinkan pembaca bahwa tugas atau penelitian pada proposal harus diselesaikan.

b. Perumusan masalah / rumusan masalah
Masalah-masalah yang telah ditulis harus terkait dengan kegiatan atau penelitian yang akan dilakukan dan harus sesuai dengan latar belakang proposal. Masalah penulisan umumnya menggunakan sistem penulisan 5W + 1H, di mana kalimat pertama dari surat masalah menggunakan kata-kata berikut, yaitu Apa (Apa), Kapan (Kapan), Mengapa (Mengapa), Siapa (Di mana), Di mana (Bagaimana). Masalah yang termasuk dalam bagian perumusan masalah kemudian dibahas di bagian atau dalam isi diskusi.

c. Maksud dan tujuan
Tujuannya adalah arah yang harus diambil dalam kegiatan atau penelitian yang ditetapkan dalam proposal, sedangkan tujuannya adalah ukuran yang mampu mencapai tujuan kegiatan atau penelitian.

d. target
Setelah mendefinisikan maksud dan tujuan kegiatan atau penelitian yang diusulkan dalam proposal, tujuan kegiatan juga dapat dimasukkan dalam proposal, sehingga proposal tersebut lebih meyakinkan bagi pembaca. Tujuan menggambarkan siapa yang melakukan kegiatan atau penelitian atau yang menerima dampak langsung dari kegiatan atau hasil penelitian.

2. lengkap atau diskusikan

Isi proposal dapat meliputi:

a. teknik realisasi
Teknik implementasi berisi penjelasan untuk menyelesaikan masalah atau kegiatan yang diusulkan dalam proposal. Teknik implementasi ditulis dengan cara yang koheren dan sistematis sehingga pembaca dapat dengan mudah dipahami dan dipahami. Teknik masalah harus dapat meyakinkan pembaca bahwa kegiatan atau penelitian yang diusulkan dalam proposal dapat diselesaikan dengan sukses dan berhasil.

b. Garis waktu untuk implementasi
Program implementasi berisi urutan tugas yang akan dilakukan. Program kegiatan harus ditulis sedetail mungkin sehingga dapat memberikan gambaran kepada pembaca tentang jalannya kegiatan atau penelitian dari awal hingga akhir. Pembuatan kalender implementasi terperinci juga dapat memberi kesan kepada pembaca bahwa kegiatan atau survei itu penting dan serius, sehingga harga jual proposal lebih baik.

c. anggaran belanja
Anggaran mencakup total biaya yang diperlukan dari awal hingga akhir kegiatan. Anggaran juga harus terperinci dan terperinci agar kegiatan yang diusulkan dalam proposal lebih andal dan profesional.

d. Komposisi komite
Komposisi komite terdiri dari orang-orang yang terlibat langsung dalam kegiatan atau hasil penelitian yang disajikan dalam proposal.

3. Penutup
Kesimpulannya berisi kesimpulan dan harapan tentang apa yang diusulkan pembaca untuk proposal tersebut. Perjanjian tersebut juga mencakup tanggung jawab untuk menandatangani kegiatan.

Sumber: unsur unsur proposal

Baca Artikel Lainnya:

Definisi Dan Contoh Bilangan Bulat Negatif

Manfaat Dan Khasiat Buah Pisang